Audit Energi dan Pembentukan Program Penghematan Energi

ET-02

PENGANTAR
Aktivitas produksi di industri tidak dapat terlepas dari penggunaan energi listrik. Kenaikan harga energi yang terus terjadi akan berdampak langsung pada biaya produksi, apalagi di banyak industri biaya energi rutin mengambil porsi yang terbilang besar dibandingkan biaya-biaya lainnya. Selain itu adanya biaya tambahan pada beban puncak jika melebihi maksimum daya yang dibutuhkan, memerlukan perhatian khusus dan manajeman penggunaan listrik agar penggunaannya efisien.

Di samping itu, intensitas penggunaan energi yang tinggi, juga akan menambah jumlah emisi dari proses produksi. Hal ini tentu akan menjadi sorotan dengan semakin ketatnya dan tingginya tekanan bagi industri untuk semakin peduli terhadap lingkungan.

Dengan adanya isu biaya energi dan pengaruh terhadap emisi gas buang, maka penting bagi organisasi di Indonesia untuk menerapkan sistem manajemen energi. Dengan penerapan sistem tersebut maka upaya efisiensi energi dapat membuahkan hasil yang optimal. Menerapkan sistem ini berarti seluruh elemen organisasi harus peduli dan berperan dalam manajemen energi.

Pada Pertengahan Tahun 2011 badan standardisasi internasional (ISO) telah mengeluarkan Standar Sistem Manajemen Energi ISO 50001: 2011. Standar ini dirancang untuk membatu perusahaan dalam mengelola asset energinya. Selain itu juga mendorong penerapan efisiensi pada seluruh proses kegiatan (input -> proses -> output)

Konsep sistem manajemen ini memiliki kesamaan pola dengan sistem manajemen lain yaitu P-D-C-A. Pola ini diterapkan baik untuk konsep managerial maupun teknis. Implementasi sistem ini dimulai dengan top manajemen yang wajib membuat kebijakan dan target efisiensi energy. Selanjutnya diperlukan data awal instrumen yang terlibat dalam penggunaan energi. Untuk mendapatkan data ini diperlukan audit energi. Perusahaan juga harus membuat program efisiensi energy yang berdasarkan hasil audit energi dan kebijakan yang telah ditetapkan.

Hasil program efisiensi energi diperiksa untuk mengetahui tingkat pencapain target dan kriteria yang telah ditetapkan perusahaan. Selanjutnya langkah yang dilakukan adalah evaluasi program dan tindak lanjut perbaikan program di masa datang. Bila ini dilakukan secara terus-menerus akan diperoleh manfaat yang besar bagi perusahaan baik dari sisi penghematan biaya ekonomis, perbaikan sistem kerja, budaya kerja perusahaan dan ramah lingkungan.

Perusahaan yang berhasil menerapkan efisensi energy harus didukung oleh kompetensi sumber daya yang memadahi. Kompetensi yang dibutuhkan adalah pemahaman audit energy dan implementasi program mapun sistem manajemen energy. Pelatihan ini dirancang untuk memenuhi kompetensi tersebut.

TUJUAN PELATIHAN

Peserta yang mengikuti pelatihan Audit dan Penghematan Energi Konsekuensinya dapat memenuhi kompetensi sebagai berikut :

  • Pemahaman prinsip sistem manajemen energi (ISO 50001 : 2011)
  • Pemahaman metode audit energi
  • Mengenal potensi penghematan energi
  • Membuat langkah-langkah program penghematan energi

MATERI PELATIHAN
Dalam pelatihan ini akan dibahas berbagai topik yang terkait audit dan penghematan energi, antara lain:

  • Kebijakan efisiensi energi di indonesia
  • Prinsip Sistem Manajemen Energi ( ISO 50001 : 2011)
  • Audit Energi untuk Bangungan Gedung
  • Peluang Efisiensi Energi Bangungan Gedung
  • Audit energi untuk Sistem Fasilitas Produksi
  • Peluang Efisiensi Energi untuk Fasilitas Produksi
  • Menyusun program efisiensi energi
  • Menjaga keberlangsungan program efisiensi energi.

METODE PELATIHAN
Presentasi
Diskusi
Latihan

REFERENSI

Smelting, PT . PLN (Persero), PT – Pembangkitan Cilegon . Medco E&P Indonesia, PT – Lematang . Perkebunan Nusantara VIII (Persero), PT . Tambang Batubara Bukit Asam (Persero) Tbk, PT . Unilever Indonesia Tbk, PT – Pabrik Cikarang . Adis Dimension Footwear, PT . Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI), PT – Sunter II Plant . Bio Farma (Persero), PT . Medco E&P Indonesia, PT – Soka Ops (SS ext) . Indonesia Power, PT – UBP Semarang . Chandra Asri Petrochemical Tbk, PT . Bayu BePlusEng . Indofood Sukses Makmur Tbk, PT . Indominco Mandiri, PT . Kievit Indonesia, PT . LEMIGAS . NGK Ceramics Indonesia, PT . Nusa Buana Cipta, PT . RSUP Dr. Sardjito . United nation-REDD . Ecogreen Oleochemicals, PT – Batam . Heinz ABC Indonesia, PT . Medco E&P Tomori Sulawesi Ltd . Siemens Indonesia, PT . Adimitra Baratama Nusantara, PT – Site . Astra Honda Motor (AHM), PT . Energi Mega Persada Tbk, PT . Medco E&P Tomori Sulawesi Ltd . Sarihusada Generasi Mahardhika (SGM) Tbk, PT

Biaya : 5.900.000

PELAKSANAAN
Jakarta, 10 – 12 Desember 2014, Amaris Hotel Jakarta
Pendaftaran Pelatihan

Print Friendly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>